DaerahNewsPendidikan

UTBK UHO Kendari 2026 Dimulai, 9.464 Peserta Berebut Kursi D3-S1

×

UTBK UHO Kendari 2026 Dimulai, 9.464 Peserta Berebut Kursi D3-S1

Sebarkan artikel ini
Ketgam : Pelaksana Tugas Rektor UHO Kendari, Dr. Herman, SH., LL.M.

MEDIASULTRA.CO.ID I KENDARI – Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari resmi melaksanakan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) tahun 2026. Pelaksanaan ujian berlangsung selama 21–28 April 2026 dengan dua sesi tiap hari, pagi dan siang.

Pelaksana Tugas (Plt) Rektor UHO Kendari, Dr. Herman, SH., LL.M memastikan pelaksanaan UTBK tahun ini berjalan baik dan lancar.

“Pelaksanaan UTBK sudah dimulai dan saya pastikan berjalan baik dan lancar,” ungkap Dr. Herman saat ditemui oleh awak media, Selasa (21/4/2026).

Herman mengingatkan peserta agar fokus mengerjakan soal dengan baik dan benar. Ia menegaskan tidak ada pihak yang bisa membantu kelulusan karena sistem seleksi sepenuhnya berbasis komputer.

“Karena tes UTBK ini berbasis komputer, jadi yang menyeleksi itu komputer,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Penyelenggara UTBK UHO Kendari La Ode Santiaji Bande menyebut total kuota yang diajukan ke Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) sebanyak 9.464 kursi untuk jenjang D3 dan S1.

Kuota tersebut terbagi ke dalam tiga jalur seleksi. “Ada tiga bentuk penerimaan: seleksi berdasarkan prestasi, seleksi berbasis tes tertulis, dan seleksi mandiri yang dimulai hari ini,” jelas Santiaji.

Rinciannya, jalur prestasi menyediakan 2.846 kursi dan tahapannya telah selesai, saat ini masuk proses registrasi ulang. Jalur UTBK atau tes tertulis mendapat alokasi 3.936 kursi, sedangkan seleksi mandiri sebanyak 2.822 kursi.

Santiaji menjelaskan pembagian kuota mengacu persentase 30 persen jalur prestasi, 40 persen jalur tes tertulis, dan 30 persen jalur mandiri. “Seleksi mandiri tidak boleh melebihi 30 persen. Di bawah 30 persen itu paling bagus. Kemudian dari seleksi berdasarkan prestasi, tidak semua kuota itu terpenuhi,” ujarnya.

Terkait peserta KIP Kuliah, Santiaji menyebut pihaknya menerima 2.432 pendaftar dengan KIP lama. Dari jumlah itu, 1.275 peserta dinyatakan lulus seleksi awal di UHO. Namun, yang dinyatakan eligible oleh Kemdiktisaintek hanya 753 orang.

“Dari data 1.275 ini, yang dinyatakan eligible di kementerian itu hanya 753 karena masuk desil satu sampai desil empat,” tutup Santiaji.

Laporan : Redaksi.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *