NasionalNews

Kesehatan Mental Orang Tua Jadi Kunci Tumbuh Kembang Anak di Era Digital

×

Kesehatan Mental Orang Tua Jadi Kunci Tumbuh Kembang Anak di Era Digital

Sebarkan artikel ini

MEDIASULTRA.CO.ID I JAKARTA – Perkembangan teknologi digital membawa berbagai kemudahan dalam kehidupan masyarakat. Namun di balik manfaat tersebut, hadir pula tantangan baru bagi keluarga, terutama dalam menjaga kesehatan mental orang tua sebagai fondasi utama tumbuh kembang anak. Orang tua yang mampu mengelola kesehatan mental dengan baik diyakini akan lebih siap mendampingi anak menghadapi derasnya arus informasi dan berbagai risiko di ruang digital.

Hal tersebut mengemuka dalam Webbinar Forum Diskusi Publik bertema “Pentingnya Kesehatan Mental Orang Tua Bagi Tumbuh Kembang Anak Pada Era Digital” yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bekerja sama dengan DPR RI, menghadirkan Dr. H. Sukamta (Anggota DPR RI), Dr. Ir. Endah Murtiana Sari, S.T., M.M. (Rektor Universitas Sains Indonesia), dan Agung Mabruri Asrori (Sekretaris PDM Kulon Progo) sebagai narasumber, dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting, Rabu (8/7).

Anggota DPR RI Dr. H. Sukamta menegaskan bahwa orang tua menghadapi tantangan yang semakin kompleks di era digital. Menurutnya, banjir informasi, media sosial, hingga ancaman seperti perundungan siber, judi online, narkoba, dan kejahatan digital menuntut orang tua memiliki kesiapan mental agar mampu membimbing anak secara bijaksana.

“Menghadapi dunia digital memerlukan kesadaran dan kewarasan dari orang tua agar anak-anak memperoleh bimbingan dari orang yang lebih dewasa dan lebih berpengalaman,” ujar Sukamta.

Sementara itu, Dr. Ir. Endah Murtiana Sari menjelaskan bahwa kesehatan mental orang tua memiliki pengaruh langsung terhadap perkembangan emosional, sosial, dan karakter anak. Ia mengingatkan bahwa anak tidak membutuhkan sosok orang tua yang sempurna, melainkan orang tua yang hadir, tenang, dan penuh kasih sayang.

“Anak tidak membutuhkan orang tua yang sempurna. Anak membutuhkan orang tua yang hadir, tenang, dan penuh kasih,” ungkap Endah.

Ia juga mengajak para orang tua membangun komunikasi yang hangat di dalam keluarga, menetapkan aturan penggunaan gawai, serta memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) sebagai alat bantu pendidikan, bukan sebagai pengganti peran orang tua. Menurutnya, keluarga yang sehat secara mental akan melahirkan anak yang lebih percaya diri, bahagia, dan siap menghadapi masa depan.

Dalam paparannya, Agung Mabruri Asrori menyoroti meningkatnya ancaman judi online yang kini telah menyasar anak-anak. Ia menekankan pentingnya pengawasan keluarga dan keteladanan orang tua dalam penggunaan teknologi digital.

“Keluarga merupakan model utama yang membentuk kebiasaan, nilai, dan sikap anak terhadap penggunaan internet. Orang tua harus menjadi teladan yang baik dalam menggunakan telepon genggam dan media sosial,” jelas Agung.

Ia juga mengajak masyarakat menjadikan media digital sebagai sarana edukasi, silaturahmi, dan dakwah yang membawa manfaat, serta menghindari penyebaran hoaks, ujaran kebencian, maupun konten yang merusak moral generasi muda.

Menutup kegiatan, Dr. Endah mengajak seluruh orang tua untuk menjaga kesehatan mental sebagai bagian dari amanah dalam mendidik anak.

“Mari kita menjaga kesehatan mental agar suasana di dalam rumah tetap dipenuhi energi positif. Dengan demikian, anak-anak akan tumbuh bahagia, percaya diri, dan mampu menjadi generasi emas yang berkontribusi mewujudkan Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.

Melalui webinar ini, para peserta diharapkan semakin memahami bahwa membangun keluarga yang sehat secara mental merupakan langkah awal dalam menciptakan generasi yang tangguh, bijak memanfaatkan teknologi digital, serta siap menghadapi tantangan masa depan.*

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *