MEDIASULTRA.CO.ID I KENDARI – Lembaga kursus mengendarai mobil YPA Handayani yang beralamatkan di Jalan MT Haryono, Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia, Kota Kendari mendapatkan sorotan, Minggu 22 Maret 2026.
Salah satunya dari pengguna jalan, Man, Ia mengatakan bahwa mobil yang memiliki stiker bertuliskan YPA Handayani diduga membuat kemacetan di jalan umum.
“Ini sempat dia kasi macet di jalan made sabara,” katanya Selasa 17 Maret 2026.
Hal tersebut juga mendapatkan sorotan dari Ketua Harian Jaringan Demokrasi Rakyat (JANGKAR) Sultra, Sarfan.
“Berdasarkan aturan dasar kursus mengemudi, pelatihan mengemudi diatur dalam beberapa regulasi, antaranya UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Peraturan Kepolisian (Perpol) No. 5 Tahun 2021 tentang Penerbitan SIM dan Peraturan terkait lembaga pelatihan/kursus dari Kemendikbud (LKP),” jelasnya .
Lanjutnya, dalam aturan tersebut dijelaskan bahwa peserta pelatihan harus mendapatkan pendidikan keterampilan mengemudi yang aman.
“Lembaga pelatihan wajib memperhatikan keselamatan lalu lintas. Kenapa banyak kursus harus punya lintasan sendiri? Secara praktik, lembaga kursus seharusnya menyediakan lintasan latihan sendiri karena keselamatan peserta, peserta pemula belum mahir sehingga berbahaya jika langsung di jalan umum,” ungkapnya.
Langkah ini juga guna menghindari gangguan lalu lintas.
“Jalan umum tidak boleh dipakai latihan sembarangan,” tuturnya.
Ia juga menyoroti sikap YPA Handayani yang telah lama menjadi lembaga kursus dan telah tersebar di mana-mana. Namun belum memiliki arena lintasan sendiri.
“Kan bisa juga mereka pinjam pakai, kalau ada niat, tapi kan ini sudah bertahun-tahun, kita minta pihak berwenang untuk segera bertindak dengan menghentikan sementara aktivitas kursus bawa mobil YPA Handayani, jangan tunggu ada korban, baru mau dihentikan,” bebenrnya.
Sementara itu salah satu penanggung jawab YPA Handayani yang dihubungi via pesan Whats App Minggu 22 Maret menyampaikan permohonan maaf.
“Baik, YPA Handayani mohon maaf yah atas kemacetan yang disebabkan untuk pengendara lain/pengguna jalan lainnya. Kami usahakan di hari ke depan kami akan berusaha lebih baik lagi dan berhati-hati. Terima kasih atas infonya,” jelasnya.
Laporan : Redaksi.
















