MEDIASULTRA.CO.ID I PAREPARE – Kapolres Parepare AKBP Indra Waspada Yuda memaparkan strategi kepolisian dalam menghadirkan rasa aman bagi masyarakat saat menjadi narasumber Live Talk Show di Studio TV Peduli Parepare, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Cappa Galung, Kecamatan Bacukiki Barat, Senin (27/4/2026) pukul 10.15 WITA.
Kegiatan bertema _“Peran Program Perlindungan Sosial dalam Menekan Angka Kriminalitas”_ ini dipandu Uswatun Hasanah dan berlangsung interaktif selama 15 menit hingga pukul 10.30 WITA.
Dalam paparannya, Kapolres menegaskan tugas pokok Polri berlandaskan UU Nomor 2 Tahun 2002 Pasal 13, yakni melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat, serta menegakkan hukum dan memelihara kamtibmas.
Menyesuaikan kondisi Kota Parepare, Polres mengusung tiga program utama: menghadirkan Polri yang memberi rasa aman, Polri yang melayani masyarakat, serta Polri yang mendukung pembangunan pemerintah.
“Yang terpenting bukan hanya angka statistik, tetapi bagaimana masyarakat benar-benar merasa aman dan tak perlu khawatir dalam beraktivitas sehari-hari,” ujarnya.
Ia mengungkapkan tren gangguan kamtibmas di Kota Parepare menurun jika dibandingkan Triwulan I 2025 dengan Triwulan I 2026. Penurunan itu tak lepas dari peran aktif dan kerja sama seluruh elemen masyarakat.
Untuk menjaga stabilitas keamanan, Polres Parepare menerapkan tiga pendekatan: preventif, preemtif, dan represif.
Pada pendekatan preventif, kepolisian gencar melakukan edukasi dan sosialisasi. Talk show disebut menjadi salah satu sarana mengajak masyarakat berpartisipasi menjaga keamanan lingkungan.
Sementara pada pendekatan preemtif, Kapolres mengintensifkan “Patroli Blue Light” sejak menjabat Juli 2025. Kehadiran kendaraan patroli dengan lampu biru menyala di titik keramaian diharapkan memberi efek kehadiran polisi secara nyata.
Melalui peran Bhabinkamtibmas, diterapkan pula program “Satu Hari Satu Rumah”. Setiap anggota Bhabinkamtibmas rutin melakukan kunjungan door-to-door untuk menyerap aspirasi warga sekaligus memantau kondisi keamanan lingkungan.
Adapun pada pendekatan represif, Kapolres menegaskan penegakan hukum merupakan langkah terakhir. Meski demikian, pihaknya tetap bertindak tegas dan cepat menangani setiap pelanggaran hukum, termasuk kasus yang viral di media sosial.
“Kami sangat responsif terhadap setiap laporan masyarakat. Berkat dukungan informasi dari warga, berbagai kasus dapat diungkap dengan cepat,” katanya.
Melalui kegiatan ini, Kapolres berharap sinergi antara kepolisian dan masyarakat terus terjalin guna menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di Kota Parepare.*















