DaerahNews

Gubernur Sultra Uji Kompetensi Pejabat, Wujudkan Birokrasi Profesional

×

Gubernur Sultra Uji Kompetensi Pejabat, Wujudkan Birokrasi Profesional

Sebarkan artikel ini

MEDIASULTRA.CO.ID I KENDARI – Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, melakukan wawancara langsung dengan calon pejabat administrator dan pengawas di lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra. Langkah ini bertujuan memastikan pejabat yang ditunjuk memiliki kompetensi mumpuni dari segi kemauan, kemampuan, dan integritas.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sultra, Andi Khaeruni, mengatakan wawancara berlangsung sejak 30 Maret 2026 dan masih berlanjut. “Gubernur ingin memastikan proses pengangkatan pejabat bebas dari praktik tidak terpuji seperti gratifikasi dan nepotisme,” ujar Andi Khaeruni.

Tahapan ini menjadi simbol kuat bahwa pengisian jabatan tidak lagi sekadar administratif, melainkan berbasis penilaian langsung terhadap kompetensi, potensi, dan integritas aparatur. Pemprov Sultra juga telah menandatangani perjanjian kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat tentang implementasi sistem merit melalui penerapan manajemen talenta di lingkungan ASN Provinsi Sultra.

“Prinsip the right man on the right place menjadi landasan, sehingga setiap pejabat yang terpilih benar-benar mampu menjalankan tugas secara optimal dan berdampak pada peningkatan kualitas pelayanan publik,” tambah Andi Khaeruni.

Pemprov Sultra menargetkan terwujudnya ASN yang berintegritas, kompeten, dan berdaya saing tinggi, sekaligus memastikan pelayanan publik yang semakin berkualitas dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Dengan langkah-langkah strategis ini, Sultra berharap dapat meningkatkan kualitas birokrasi dan pelayanan publik. Andi Khaeruni juga mengatakan bahwa proses rekrutmen pejabat administrator dan pengawas ini berangkat dari usulan masing-masing kepala perangkat daerah.

BKD melakukan assesmen terhadap portofolio masing-masing kandidat, meliputi pangkat, pendidikan, pengalaman, kinerja, motivasi kerja, keterampilan teknis dan manajerial, serta integritas. Setelah assesmen, BKD mengajukan tiga kandidat terbaik pada setiap jabatan untuk menjalani proses wawancara oleh Gubernur.

Proses wawancara tersebut merupakan tahapan terakhir sebelum calon pejabat tersebut diusul ke Badan Kepegawaian Negara untuk mendapatkan persetujuan teknis. Andi Khaeruni berharap proses ini dapat meningkatkan kualitas ASN di Sultra.

Pemprov Sultra juga bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk mengimplementasikan sistem merit melalui penerapan manajemen talenta di lingkungan ASN Provinsi Sultra. “Kita ingin memastikan bahwa ASN kita memiliki kompetensi yang tinggi dan dapat memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat,” kata Andi Khaeruni.

Penandatanganan kerja sama tersebut dilaksanakan di Kantor BKD Jawa Barat pada 2 April 2026. Setelah penandatanganan ini, akan dilanjutkan dengan pemagangan untuk alih teknologi penggunaan aplikasi manajemen talenta ASN.

Aplikasi ini merupakan sistem permodelan yang mencakup pemetaan talenta ASN secara komprehensif berbasis indikator kompetensi, potensi, dan kualifikasi. Pemetaan ini menjadi instrumen penting dalam menentukan pola karier, suksesi jabatan, serta pengembangan kompetensi ASN secara berkelanjutan menggunakan sistem teknologi informasi.

Dengan demikian, Pemprov Sultra berharap dapat meningkatkan kualitas birokrasi dan pelayanan publik. “Kita ingin menjadi provinsi yang maju dan sejahtera,” kata Andi Khaeruni.

Pemprov Sultra juga berharap dapat meningkatkan kualitas SDM ASN melalui pelatihan dan pengembangan kompetensi. “Kita ingin ASN kita memiliki kompetensi yang tinggi dan dapat memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat,” tambah Andi Khaeruni.

Dengan langkah-langkah strategis ini, Sultra berharap dapat meningkatkan kualitas birokrasi dan pelayanan publik. “Kita ingin menjadi provinsi yang maju dan sejahtera,” kata Andi Khaeruni.

Pemprov Sultra juga berharap dapat meningkatkan kualitas SDM ASN melalui pelatihan dan pengembangan kompetensi. “Kita ingin ASN kita memiliki kompetensi yang tinggi dan dapat memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat,” tambah Andi Khaeruni.

Dengan demikian, Pemprov Sultra berharap dapat meningkatkan kualitas birokrasi dan pelayanan publik. “Kita ingin menjadi provinsi yang maju dan sejahtera,” kata Andi Khaeruni.

Pemprov Sultra menargetkan terwujudnya ASN yang berintegritas, kompeten, dan berdaya saing tinggi, sekaligus memastikan pelayanan publik yang semakin berkualitas dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Laporan : Redaksi.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *