NewsPendidikan

Plt Rektor UHO Titip Empat Poin di Paparan Visi Misi Calon Rektor

×

Plt Rektor UHO Titip Empat Poin di Paparan Visi Misi Calon Rektor

Sebarkan artikel ini

MEDIASULTRA.CO.ID I KENDARI – Rapat Senat Khusus Pemilihan Rektor Universitas Halu Oleo (UHO) periode 2026–2030 digelar di Gedung Auditorium Mokodompit, Selasa (30/6/2026). Dalam kesempatan tersebut, Pelaksana Tugas (Plt.) Rektor UHO, Prof. Dr. Khairul Munadi, S.T., menegaskan bahwa UHO memiliki modal besar untuk berkembang menjadi salah satu perguruan tinggi terbaik di kawasan Indonesia Timur.

Menurutnya, banyaknya bakal calon rektor yang maju dalam proses pemilihan menunjukkan bahwa UHO memiliki sumber daya kepemimpinan yang kuat.

“Universitas Halu Oleo memiliki modal besar untuk menjadi salah satu universitas terbaik di kawasan Indonesia Timur. Banyaknya bakal calon rektor merupakan cerminan bahwa UHO memiliki sumber daya kepemimpinan yang kuat. Ini adalah modal yang sangat berharga,” ujarnya.

Keyakinan tersebut, lanjut Prof. Khairul, muncul setelah dirinya berdialog dengan berbagai unsur di lingkungan kampus, mulai dari pimpinan universitas, anggota senat, para dekan, dosen, tenaga kependidikan, hingga mahasiswa.

Sebagai Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, Prof. Khairul mengingatkan bahwa dunia pendidikan tinggi menghadapi perubahan yang sangat cepat. Karena itu, rektor yang akan memimpin UHO ke depan tidak cukup hanya menjalankan fungsi administratif, tetapi juga harus mampu menjadi pemimpin akademik, agen perubahan, sekaligus pemersatu seluruh sivitas akademika.

Dalam sambutannya, ia juga menyampaikan empat pesan kepada seluruh sivitas akademika, khususnya para bakal calon rektor.

Pertama, menjadikan pemilihan rektor sebagai ajang adu gagasan, bukan kompetisi kekuatan.

Kedua, siapa pun yang nantinya mendapat amanah diharapkan mampu merangkul seluruh elemen kampus, karena keberhasilan kepemimpinan ditentukan oleh kemampuan menggerakkan seluruh potensi universitas.

Ketiga, ia mengingatkan agar UHO tidak kehilangan orientasi sebagai institusi pendidikan tinggi. Menurutnya, universitas tidak semata-mata dibangun untuk mengejar peringkat, melainkan untuk mengembangkan ilmu pengetahuan, membentuk karakter, menghasilkan inovasi, serta memberikan solusi bagi masyarakat.

Keempat, Prof. Khairul mengajak seluruh sivitas akademika menjaga marwah Universitas Halu Oleo.

Ia menekankan bahwa kepercayaan publik merupakan aset yang paling berharga dan harus dijaga melalui integritas, tata kelola yang baik, budaya akademik yang sehat, serta keteladanan para pemimpinnya.*

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *