DaerahNewsPendidikan

PKKMB UHO 2026, 8.181 Mahasiswa Baru Diminta Jaga Integritas dan Hindari Kekerasan

×

PKKMB UHO 2026, 8.181 Mahasiswa Baru Diminta Jaga Integritas dan Hindari Kekerasan

Sebarkan artikel ini

MEDIASULTRA.CO.ID I KENDARI – Sebanyak 8.181 mahasiswa baru Universitas Halu Oleo (UHO) mengikuti kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) tahun 2026 yang berlangsung di Lapangan 2 UHO, Selasa (11/8/2026).

Kegiatan tersebut diterima oleh Wakil Rektor Bidang Akademik UHO, Prof. La Ode Santiaji Bande, mewakili Plt. Rektor UHO.

Dalam sambutannya, Prof. Santiaji Bande menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh mahasiswa baru di Kampus Hijau Bumi Tridharma UHO.

Ia mengatakan, setelah resmi menjadi mahasiswa UHO, mahasiswa dituntut memiliki sejumlah karakter penting sebagai bekal menjalani pendidikan di perguruan tinggi.

“Ada tiga poin yang perlu saya sampaikan. Pertama, kalian sebagai mahasiswa harus memiliki kemandirian intelektual. Kedua, kepekaan sosial, dan yang ketiga adalah integritas serta moral yang tinggi,” ujar Prof. Santiaji.

Ia juga mengingatkan mahasiswa baru maupun mahasiswa senior agar menghindari segala bentuk kekerasan, baik secara fisik maupun verbal.

Menurutnya, berbagai kasus kekerasan di lingkungan perguruan tinggi yang beredar di media sosial harus menjadi pembelajaran bersama. Bahkan, kata dia, terdapat mahasiswa di sejumlah kampus yang harus menerima sanksi berat akibat tindakan kekerasan verbal.

Selain kekerasan, Prof. Santiaji menegaskan pentingnya menghindari praktik pungutan liar (pungli) dalam kegiatan mahasiswa.

Ia menyebut, panitia PKKMB UHO tidak mewajibkan mahasiswa baru menggunakan capin karena adanya indikasi praktik pungutan yang berpotensi membebani mahasiswa.

“Tidak diperkenankan memungut biaya di luar ketentuan yang berlaku di Universitas Halu Oleo. Kalau ini diketahui ataupun dilaporkan, tentu akan menjadi catatan buruk bagi Universitas Halu Oleo,” tegasnya.

Prof. Santiaji mengimbau mahasiswa yang menemukan atau mengalami kekerasan maupun pungutan liar agar segera melaporkannya melalui aplikasi LAPOR! pada kanal UHO. Selain itu, UHO telah memiliki Satuan Tugas (Satgas) Anti Kekerasan yang dapat menangani laporan tersebut.

Dalam kesempatan itu, Prof. Santiaji juga mengajak mahasiswa baru untuk menjaga nama baik almamater.

Ia mengatakan, 8.181 mahasiswa yang mengikuti PKKMB merupakan mahasiswa yang berhasil terpilih setelah melalui proses seleksi dari puluhan ribu pendaftar UHO.

“Yang ada di Lapangan 2 UHO sekarang ini adalah pemenang untuk masuk di Universitas Halu Oleo,” katanya.

Sementara itu, pelaksanaan PKKMB UHO 2026 diarahkan untuk membantu mahasiswa baru beradaptasi dengan kehidupan perguruan tinggi.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa diperkenalkan dengan lingkungan fisik kampus, fakultas, sistem akademik, organisasi kemahasiswaan atau UKM, hingga budaya yang berlaku di lingkungan UHO.

Mahasiswa juga mendapatkan pemahaman mengenai tata tertib, kode etik mahasiswa, sistem Satuan Kredit Semester (SKS), hak dan kewajiban, serta nilai-nilai yang harus dijunjung tinggi seperti toleransi, nasionalisme dan anti kekerasan.

Selain itu, PKKMB menjadi sarana memberikan wawasan akademik kepada mahasiswa baru mengenai kurikulum, dosen serta pola pembelajaran di perguruan tinggi yang memiliki karakter berbeda dengan pendidikan di tingkat SMA maupun SMK.

Kegiatan ini juga menjadi ruang bagi mahasiswa baru untuk membangun jaringan sosial dengan pimpinan universitas, pimpinan fakultas, koordinator program studi, dosen, mahasiswa senior hingga sesama mahasiswa lintas program studi.

Jaringan tersebut dinilai penting untuk membangun lingkungan pergaulan dan dukungan selama mahasiswa menjalani proses pendidikan di UHO.*

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *