MEDIASULTRA.CO.ID I KENDARI – Nur Hikmah, lulusan Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Halu Oleo (UHO), meraih predikat lulusan terbaik tingkat universitas pada prosesi wisuda UHO, Sabtu (22/8/2026).
Nur Hikmah mencatat Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,95 dengan predikat pujian dan berhasil menyelesaikan pendidikan dalam waktu 3 tahun 11 bulan. Ia merupakan anak kedua dari tiga bersaudara, pasangan Hayrudin dan Rosmawati.
Dalam sambutannya sebagai wakil wisudawan, Nur Hikmah mengatakan, kelulusan bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal menghadapi tantangan baru di luar kampus.
Ia mengingatkan 763 lulusan UHO untuk terus belajar, beradaptasi dan mempersiapkan diri menghadapi berbagai kemungkinan, termasuk tantangan di dunia kerja.
“Lulus hari ini bukan berarti kita berhenti belajar. Justru, ujian aslinya baru saja dimulai,” kata Nur Hikmah.
Menurutnya, gelar akademik tidak boleh menjadi titik akhir perjalanan pendidikan. Setelah meninggalkan bangku kuliah, para lulusan akan memasuki fase baru yang menuntut kemampuan menentukan arah masa depan.
“Fase di mana perjuangan kita bukan lagi tentang skripsi, melainkan masa depan seperti apa yang akan kita hadapi selanjutnya,” ujarnya.
Nur Hikmah juga berpesan agar para lulusan tidak mudah menyerah ketika menghadapi penolakan maupun kesulitan dalam memasuki dunia kerja. Menurutnya, kemampuan untuk bertahan, beradaptasi dan terus belajar merupakan bekal penting setelah meninggalkan lingkungan akademik.
Pesan tersebut sejalan dengan arahan Plt. Rektor UHO, Prof. Dr. Khairul Munandi, S.T., M.Eng., yang meminta para lulusan membekali diri dengan kemampuan adaptasi, kreativitas, inovasi dan integritas.
“Di tengah dinamika kehidupan dan dunia kerja, Saudara dituntut memiliki kemampuan beradaptasi, kreativitas, inovasi, serta integritas yang tinggi,” kata Khairul.
Pada kesempatan itu, Nur Hikmah juga menyampaikan apresiasi kepada para dosen dan tenaga kependidikan yang telah mendampingi perjalanan akademik mahasiswa selama menempuh pendidikan di UHO.
Ia menilai berbagai koreksi dan proses pembelajaran yang diterima selama masa kuliah menjadi bagian penting dalam membentuk kemampuan dan mental mahasiswa.
“Terima kasih tidak hanya karena telah memberikan kami ilmu, tetapi juga telah menguji kesabaran kami. Terima kasih atas setiap coretan merah di draf skripsi kami,” katanya.
Selain Nur Hikmah, UHO turut memberikan penghargaan kepada lulusan terbaik dari masing-masing program studi.
Burhanuddin tercatat sebagai lulusan terbaik Program Studi Ilmu Ekonomi S3 dengan IPK 4,00 dan masa studi 2 tahun 5 bulan. Sementara Adian Takwa menjadi lulusan terbaik Program Studi Kajian Budaya S2 dengan IPK 4,00 dan masa studi 1 tahun 5 bulan.
Wisuda UHO kali ini meluluskan sebanyak 763 orang dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari program doktor, magister, profesi dokter, sarjana hingga diploma.
Bagi Nur Hikmah, predikat lulusan terbaik dengan IPK 3,95 dan masa studi kurang dari empat tahun menjadi capaian penting. Namun, capaian tersebut kini menjadi bekal untuk memasuki fase berikutnya, yakni membuktikan ilmu dan pengalaman akademik melalui kiprah di dunia profesional maupun masyarakat.*















