MEDIASULTRA.CO.ID I KENDARI – Fakultas Kedokteran Universitas Halu Oleo memperkuat persiapan pembukaan PPDS Ilmu Bedah melalui benchmarking di FKIK Universitas Mataram.
Kegiatan berlangsung selama tiga hari, 17–19 Mei 2026, bersama RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat sebagai rumah sakit pendidikan utama.
Tim dipimpin Koordinator PPDS Ilmu Bedah FK UHO, dr. Muhammad Rustam HN, M.Kes, SpOT, AIFO-K.
Rombongan disambut pimpinan FKIK Universitas Mataram, pengelola PPDS, serta Kelompok Staf Medik Ilmu Bedah.
Benchmarking membahas tata kelola pendidikan spesialis, administrasi akademik, hingga supervisi residen di pelayanan klinik.
Tim FK UHO mempelajari kurikulum berbasis kompetensi, sistem rotasi stase, serta evaluasi pendidikan residen secara berkala.
Metode pembelajaran yang dipelajari meliputi bedside teaching, diskusi kasus, journal reading, dan supervisi tindakan operatif.
Selain akademik, tim juga mempelajari sistem seleksi residen mulai administrasi hingga tes kesehatan dan psikologi.
Kegiatan dilanjutkan dengan observasi fasilitas RSUD NTB, termasuk ruang operasi dan ruang rawat bedah.
Tim menilai sinergi fakultas dan rumah sakit pendidikan menjadi kunci keberhasilan penyelenggaraan PPDS Ilmu Bedah.
FK UHO juga menyoroti pentingnya rumah sakit jejaring untuk mendukung variasi kasus dan kompetensi residen.
Hasil benchmarking akan menjadi dasar penguatan kurikulum, SDM, sarana pendidikan, dan tata kelola program studi.
FK UHO optimistis pembukaan PPDS Ilmu Bedah meningkatkan pelayanan kesehatan spesialistik di Sulawesi Tenggara dan Indonesia Timur.*
















