MEDIASULTRA.CO.ID I KENDARI – Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara menggelar doa bersama dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-30 Polda Sultra. Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Al-Amin Polda Sultra, Jumat (18/9/2026).
Doa bersama ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan tiga dekade perjalanan Polda Sultra sekaligus sebagai ungkapan rasa syukur atas pengabdian institusi kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Sulawesi Tenggara.
Kegiatan dihadiri Kapolda Sultra Irjen Pol. Dr. Himawan Bayu Aji, S.H., S.I.K., M.H., Wakapolda Sultra Brigjen Pol. Budi Hermawan, S.I.K., para Pejabat Utama Polda Sultra, Ketua Bhayangkari Daerah Sultra Ny. Ika Himawan bersama jajaran pengurus, serta personel Polda Sultra.
Sementara itu, personel Polres jajaran mengikuti kegiatan tersebut secara daring.
Dalam kesempatan itu, Kapolda Sultra mengatakan peringatan Hari Jadi ke-30 diisi dengan doa bersama lintas agama sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan Polda Sultra sejak berdiri pada 1996 hingga memasuki usia tiga dekade.
Personel beragama Islam mengikuti doa bersama di Masjid Al-Amin. Sementara personel beragama Hindu melaksanakan doa bersama di Pura Dharma Chakti Raharja yang dipimpin Pendeta Aipda Made Sastrawan.
Adapun personel beragama Nasrani melaksanakan doa bersama di Gereja Oikumene Polda Sultra yang dipimpin Pendeta Dr. H. Luci Setiawan.
Kapolda menyebut perjalanan 30 tahun Polda Sultra bukanlah waktu yang singkat. Berbagai tantangan telah dilalui dan masih akan dihadapi dalam pelaksanaan tugas menjaga keamanan wilayah Sulawesi Tenggara.
“Tiga puluh tahun tentunya bukan waktu yang singkat. Sepanjang perjalanan tersebut, banyak tantangan dan berbagai hal yang sudah kita lalui, maupun yang nantinya akan kita hadapi dalam menjaga keamanan wilayah Sulawesi Tenggara,” ujar Himawan.
Menurutnya, pengalaman selama tiga dekade harus menjadi bahan evaluasi dan pembelajaran bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat.
Ia meminta seluruh personel menjalankan setiap tugas dengan tulus, ikhlas dan penuh tanggung jawab agar institusi Polda Sultra terus berkembang menjadi lebih baik.
Kapolda juga menekankan bahwa masa depan institusi Polri sangat bergantung pada pelaksanaan tanggung jawab setiap personel serta sejauh mana kehadiran polisi dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
Karena itu, semangat “hadir, berbuat dan bermanfaat” diharapkan tidak hanya menjadi slogan, tetapi diwujudkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
“Intinya adalah bagaimana kita semua dapat bermanfaat bagi sesama manusia. Khairunnas anfahum linnas, sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya,” ungkapnya.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Sultra juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran Ustaz Dr. H. Das’ad Latif, S.Sos., S.Ag., M.Si., Ph.D., yang memberikan tausiah kepada personel Polda Sultra.
Himawan mengatakan tausiah tersebut diharapkan dapat menjadi bekal spiritual bagi personel dalam meningkatkan keimanan dan ketakwaan dalam menjalankan tugas.
Dalam tausiahnya, Ustaz Das’ad Latif menjelaskan tentang kekuatan doa serta cara Allah SWT mengabulkan doa seorang hamba yang tidak selalu dalam bentuk sesuai dengan permintaan.
Menurutnya, doa dapat dikabulkan sesuai permintaan, diberikan dalam bentuk lain yang lebih baik, ditunda hingga waktu yang tepat, atau menjadi kebaikan yang diperoleh di akhirat.*














