DaerahNews

Dua Tahun Dedikasi IPDA Ariel M. Ginting untuk Kota Kendari: Dari Narkoba, Skandal Umrah, hingga Love Scam

×

Dua Tahun Dedikasi IPDA Ariel M. Ginting untuk Kota Kendari: Dari Narkoba, Skandal Umrah, hingga Love Scam

Sebarkan artikel ini

MEDIASULTRA.CO.ID I KENDARI – Dua tahun pengabdian IPDA Ariel M. Ginting di Kota Kendari penuh jejak kerja nyata. Perwira muda kelahiran Batam, 7 November 2001, ini dikenal lewat penanganan kasus-kasus yang langsung menyentuh keresahan warga, mulai pemberantasan narkotika, skandal travel umrah, sampai kejahatan digital love scam.

Latar Belakang & Akademik

IPDA Ariel lulus Taruna Akpol 2019 dari Polda Kepri dengan nilai seleksi tertinggi, ranking 1. Tahun sama ia diterima di Fakultas Hukum UGM jalur SBMPTN. Di tengah kesibukan dinas, ia terus kembangkan kapasitas akademik. Saat ini ia sedang susun tesis S-2 di Universitas Airlangga untuk gelar Magister Sains M.Si.

Jejak Tugas di Sultra

Kariernya di Sultra dimulai sebagai Pama Polda Sultra 26 Juli 2023. Lalu 10 Agustus 2023 bertugas di Satbrimob Polda Sultra sebagai Paops Subden II Dengegana. Di Gegana ia beberapa kali dipercaya jadi Dantim Wanteror, pengamanan VVIP walpri Capres Pemilu 2024, dan tergabung Tim Escape pengamanan ring 1. Pengalaman itu membentuk karakternya: disiplin, tenang di bawah tekanan, cepat baca situasi, dan bertindak terukur.

1 Juli 2024 ia pindah ke Polresta Kendari. Tak lama dipercaya jadi Ps. Kanit 1 Satresnarkoba dan pimpin Tim Narko 10 selama 6 bulan. Timnya konsisten ungkap minimal 10 kasus peredaran narkotika per bulan di Kota Kendari. Fase ini menguji keberanian, ketelitian baca jaringan, dan respons cepat atas keresahan masyarakat.

Sorotan di Tipidter

Setelah itu ia dipromosikan jadi Kanit Tipidter Satreskrim Polresta Kendari. Ruang tugasnya meluas ke tindak pidana yang sentuh langsung ekonomi dan sosial warga: penyalahgunaan BBM subsidi, distribusi LPG subsidi, perlindungan konsumen, perdagangan, usaha ilegal, lingkungan hidup, pertambangan tanpa izin, hingga perjalanan ibadah umrah.

Beberapa perkara jadi perhatian publik: 

1. Skandal travel umrah: sensitif karena menyangkut dana jemaah, kepercayaan publik, dan dugaan penelantaran keberangkatan

2. BBM oplosan & penyalahgunaan BBM subsidi: soal hak masyarakat atas distribusi subsidi tepat sasaran

3. Judi online & love scam jaringan lapas: bukti pola kejahatan di Kendari ikut berkembang seiring teknologi digital

Kontribusinya juga terlihat di persoalan kota. Ia bantu koordinasi penyelesaian banjir bersama Pemkot Kendari, jaga iklim investasi dan aktivitas usaha, serta hadapi premanisme berkedok ormas, pemalangan di BTN/perumahan, dan gangguan hauling. Ini menunjukkan penegakan hukum bukan hanya soal pidana, tapi juga soal kepastian, ketertiban, dan rasa aman.

Amanah Baru di Ditsamapta

Per 29 April 2026, perwira 24 tahun ini mendapat amanah baru sebagai Panit Unit I Siturjawali Subditgasum Ditsamapta Polda Sultra. Perpindahan ini jadi catatan karena selama di Reskrim ia sudah tunjukkan kapasitas kuat: baca perkara, bangun konstruksi hukum, pimpin tim lapangan, tangani kasus dekat kepentingan masyarakat.

Dengan bekal akademik, pengalaman Satresnarkoba, dan rekam kerja Tipidter, kemampuan reserse yang terbentuk jadi modal penting IPDA Ariel untuk tugas ke depan.*

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *