DaerahNews

HIPPMAKOT Kendari Prihatin atas Kelangkaan BBM di Sultra

×

HIPPMAKOT Kendari Prihatin atas Kelangkaan BBM di Sultra

Sebarkan artikel ini

MEDIASULTRA.CO.ID I KENDARI – Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Kota (HIPPMAKOT) Kota Kendari menyampaikan keprihatinan mendalam atas fenomena antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU di Kota Kendari dalam beberapa hari terakhir. Kondisi tersebut telah mengganggu aktivitas masyarakat, memicu kemacetan, dan menimbulkan keresahan akibat sulitnya memperoleh BBM jenis Pertalite. Fenomena antrean panjang ini juga telah banyak diberitakan dan terpantau di sejumlah SPBU di Kota Kendari.

Ketua Umum Muhammad Dzuljalli Wal Ikhram HIPPMAKOT Kota Kendari menyatakan bahwa pemerintah, Pertamina, dan aparat penegak hukum harus segera memberikan penjelasan terbuka kepada masyarakat mengenai penyebab terjadinya antrean panjang tersebut. Masyarakat berhak memperoleh informasi yang jelas mengenai kondisi distribusi dan ketersediaan BBM agar tidak memunculkan spekulasi di tengah publik.

“Kami meminta bersama instansi terkait untuk menyampaikan secara transparan apakah antrean ini murni disebabkan keterlambatan distribusi, berkurangnya stok, meningkatnya konsumsi, atau terdapat faktor lain yang menyebabkan pasokan BBM terganggu,” pinta Muhammad Dzuljalli, Senin (6/7/2026).

HIPPMAKOT Kota Kendari juga mendesak aparat penegak hukum untuk melakukan penyelidikan apabila terdapat indikasi penyimpangan dalam tata niaga BBM. Dugaan adanya penimbunan maupun penyalahgunaan distribusi BBM harus diusut secara profesional berdasarkan alat bukti dan ketentuan hukum yang berlaku, sehingga tidak merugikan masyarakat luas.

Menurutnya, apabila terdapat oknum yang dengan sengaja memanfaatkan kondisi kelangkaan demi keuntungan pribadi atau kelompok, maka tindakan tersebut merupakan bentuk pengkhianatan terhadap kepentingan masyarakat yang harus ditindak secara tegas sesuai peraturan perundang-undangan.

Selain itu, HIPPMAKOT juga meminta Pemerintah Kota Kendari, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara, BPH Migas, dan Pertamina untuk meningkatkan pengawasan terhadap distribusi BBM di seluruh SPBU agar penyaluran berjalan tepat sasaran, adil, dan tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

HIPPMAKOT Kota Kendari menyatakan akan terus mengawal persoalan ini hingga masyarakat memperoleh kepastian mengenai penyebab antrean panjang serta langkah konkret pemerintah dalam menjamin ketersediaan BBM. Apabila dalam waktu dekat tidak ada penjelasan maupun solusi yang jelas, HIPPMAKOT mempertimbangkan untuk melakukan audiensi maupun aksi penyampaian aspirasi sebagai bentuk kontrol sosial terhadap kebijakan publik.

“BBM merupakan kebutuhan vital masyarakat. Negara wajib menjamin distribusi yang adil, transparan, dan bebas dari praktik-praktik yang merugikan rakyat,” pungkasnya.*

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *