MEDIASULTRA.CO.ID I KENDARI – Kasat Reskrim Polresta Kendari AKP Welliwanto Malau menyebut korban pengeroyokan di THM Exodus belum kooperatif.
Menurutnya, penyidik sudah beberapa kali menghubungi korban untuk kepentingan pemeriksaan lanjutan.
“Korban sudah dihubungi penyidik berkali-kali, tetapi sampai sekarang belum ada balasan,” katanya, Selasa 19 Mei 2026.
Welliwanto menegaskan kasus pengeroyokan tersebut tetap diproses hingga ke pengadilan.
“Nanti akan saya proses sampai pengadilan, tidak ada damai-damai,” tegasnya.
Sebelumnya diberitakan, Peristiwa pengeroyokan menggunakan senjata tajam terjadi di parkiran THM Exodus, Jalan Brigjen M Yunus, Kendari.
Kejadian berlangsung sekitar pukul 03.45 Wita, Selasa dini hari.
Dua korban masing-masing berinisial AN (28) dan AB (26) mengalami luka akibat serangan pelaku.
Insiden bermula saat korban AB terlibat keributan dengan tiga pria tidak dikenal.
Korban AN berusaha melerai pertikaian, namun justru ikut menjadi sasaran pengeroyokan.
Pelaku kemudian mengeluarkan senjata tajam dan menyerang kedua korban secara brutal.
Korban AB sempat mencoba menghentikan perkelahian, tetapi turut dipukul para pelaku.
Kedua korban melarikan diri sambil meminta bantuan petugas keamanan di lokasi kejadian.
Namun, pelaku kembali menyerang sebelum akhirnya kabur menggunakan sepeda motor.
Saksi menyebut jumlah pelaku sebanyak tiga orang dan menyerang korban secara membabi buta.
Korban AN mengalami luka robek di wajah dan luka tusuk pada bagian punggung.
Sementara korban AB mengalami luka sayatan pada wajah, tangan, dada, dan belakang tubuh.
Polisi masih melakukan penyelidikan dan memburu para pelaku pengeroyokan tersebut.*
















