MEDIASULTRA.CO.ID I KENDARI – Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, menyerahkan Tunjangan Profesi Guru (TPG), Tunjangan Hari Raya (THR), serta gaji ke-13 kepada pengawas pendidikan menengah dan para guru SMA, SMK, serta SLB negeri dan swasta se-Kota Kendari. Penyerahan tersebut dilakukan dalam kegiatan simbolis di Aula Bahteramas Kantor Gubernur Sultra, Rabu, 11 Maret 2026.
Kebijakan tersebut merupakan bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dalam meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik sekaligus sebagai apresiasi atas dedikasi para guru dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.
Gubernur menyampaikan ucapan selamat menjalankan ibadah puasa Ramadan 1447 Hijriah dan terima kasih atas dedikasi para guru dalam memajukan dunia pendidikan di Sulawesi Tenggara.
“Penyerahan TPG, THR, dan gaji ke-13 merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik,” ujarnya.
Ia berharap tunjangan tersebut membantu memenuhi kebutuhan para guru dan keluarga, serta meningkatkan kualitas pendidikan di Sulawesi Tenggara. Ia juga mengajak para guru terus meningkatkan kompetensi dan menjadi teladan bagi murid-muridnya.
Gubernur juga menjelaskan bahwa percepatan pencairan tunjangan tersebut dilakukan setelah dirinya menerima aspirasi langsung dari perwakilan guru terkait pembayaran gaji ke-13 dan tunjangan profesi.
Saat menerima aspirasi tersebut, ia langsung meminta penjelasan mengenai proses pencairan yang masih tertunda karena mekanisme administrasi. Setelah memastikan proses administrasi berjalan, Gubernur kemudian memerintahkan agar pembayaran segera dilaksanakan sehingga para guru dapat menerima haknya tepat waktu.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga memberikan apresiasi kepada tujuh orang perwakilan guru dari Forum Komunikasi Guru SMA/SMK/SLB se-Sulawesi Tenggara yang telah menyampaikan aspirasi terkait pencairan tunjangan dan gaji ke-13.
Ketujuh perwakilan guru tersebut yakni Wa Ode Muhsina Hayadi (SMAN 4 Kendari), Puspa Muslimin (SMAN 10 Kendari), Mulyadi Hanan (SMAN 4 Kendari), Masnaini (SMKN 6 Kendari), Andi Abustan (SMA 1 Anggaberi), Sabnur (SMAN 1 Wawotobi), serta Anna (SMAN 2 Konawe Selatan).
Ia juga mengajak para guru untuk terus menjaga komunikasi yang baik dengan pemerintah daerah apabila terdapat persoalan yang dihadapi di lapangan.
“Sampaikan keluhan secara terbuka dan jujur kepada pemerintah. Ini bagian dari mekanisme check and balance agar pelayanan kepada masyarakat bisa terus diperbaiki,” katanya.
Di sisi lain, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di daerah melalui peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik, penguatan sarana dan prasarana pendidikan, serta peningkatan kualitas proses pembelajaran di sekolah.
Plt. Kepala Dinas Pendidikan Sultra, Aris Badara, melaporkan bahwa kegiatan tersebut diikuti sekitar 1.076 guru SMA, SMK, dan SLB dari Kota Kendari yang menerima Tunjangan Profesi Guru (TPG), Tunjangan Hari Raya (THR), serta gaji ke-13.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 902 guru hadir secara langsung, sementara sebagian lainnya tetap melaksanakan tugas piket di sekolah serta kegiatan pesantren Ramadan. Ia juga menyampaikan bahwa Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sultra terus mendorong peningkatan kualitas layanan pendidikan melalui berbagai program strategis.
Penyerahan tunjangan ini merupakan salah satu upaya Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara untuk meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik dan meningkatkan kualitas pendidikan di daerah.
Gubernur berharap para guru dapat terus meningkatkan kualitas pengajaran dan memberikan yang terbaik bagi siswa-siswa di Sultra. Pemerintah Provinsi Sultra berkomitmen untuk terus meningkatkan kesejahteraan guru dan kualitas pendidikan di daerah.
Dengan demikian, guru SMA, SMK, dan SLB se-Sultra dapat menerima hak mereka sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.
Laporan : MT
















